Biaya pendidikannya (silakan klik) dibuat agar dapat meringankan calon mahasiswa baru, disebabkan selain diringankan dgn subsidi silang, juga penerapan bantuan fasilitas untuk kemudahan membayar cicilan dana pendidikan tanpa bunga dan tanpa agunan, agar dapat diangsur per bulan sesuai kesanggupan penghasilan / finansial calon mhs.
Pada UUD 45 pd Pasal 31 ayat (1) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan". Sedangkan sampai saat ini diantara sebagian warga negara terdapat sebagian masyarakat yang waktu luangnya terbatas (paling perlu orang yang bekerja). Demikian juga ada sebagian warga negara Indonesia yang memiliki kesanggupan penghasilan (finansial) terbatas.
Dan pada Konstitusi 1945 NKRI di pasal 31 ayat (3) bahwa "Komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa.".
Juga "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dengan Sistem Terbuka" merupakan konten Undang-Undang SISDIKNAS (UU-NKRI No.20 Th.2003 Pasal 19 ayat (2)). Selanjutnya dalam Penjelasan UU-RI tsb diterangkan : "Pendidikan dgn sistem terbuka adalah Pendidikan yang diselenggarakan dgn fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program lintas satuan dan jalur pendidikan (multi entry-multi exit system). Peserta didik dapat belajar sambil bekerja, atau mengambil program-program pendidikan .... "
Sebagai wujud menunaikan kepentingan tsb Perguruan Tinggi Swasta ini menyelenggarakan Program Pascasarjana / S-2 ini dgn fleksibilitas pilihan waktu perkuliahan sehingga tidak mengganggu jadwal kerja (bagi mereka yang telah bekerja) serta sekaligus melaksanakan KOMITMEN PENDIDIKAN & KOMITMEN SOSIAL. Yaitu dgn memberi kesempatan kepada semua warga negara lulusan S-1 (Sarjana) atau sederajat dari semua bidang keilmuan baik yang waktu luangnya terbatas dan juga memiliki kesanggupan penghasilan (finansial) terbatas, untuk melanjutkan pendidikan (atau pindah jurusan) ke tahap S-2 (Pascasarjana) pd jurusan dan konsentrasi yang disukai, secara layak dan berbobot / kualitas sebagaimana keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta ini . . . . ➡ lihat semuanya
Biaya pendidikan Program Pascasarjana / Magister ini bisa diangsur per bulan sebagaimana kesanggupan calon mhs.
Pada intinya Institusi (PTS) penyelenggara Program Magister tsb punya masyarakat yang terus menerus mengutamakan bobot / kualitas pendidikannya.
Di bawah ini merupakan Total Pembayaran Pertama pada masing-masing lembaga pendidikan tinggi. (Untuk melihat tabel angsuran lengkap masing-masing PTS, silakan klik nama PTS-nya)
PTS
Total Pembayaran Pertama (SPb ke 1 + SPP ke 1 + Jaket Almamater)
Lulusan Program Magister disiapkan menjadi Magister/Master (S2) sesuai kekhususan / konsentrasi / spesialisasinya, yang dapat meningkatkan jati dirinya dgn berbekal ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni, sehingga mampu menuntaskan problem juga mempertinggi ilmunya.
Sistem pendidikannya diselenggarakan secara terampil serta profesional dan sangat sesuai bagi karyawan yang sibuk dgn pekerjaannya dan juga bagi yang bukan karyawan.
Selain kuliah di ruang kelas, juga menggunakan pelbagai metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi/tugas akhir/tesis yang terarah, terprogram dan terjadwal sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan kuliah tepat pd waktunya.
Lulusannya juga diberikan pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan ketrampilan untuk mengelola tim/organisasi secara sempurna / mendalam pada bidang yang sesuai bidang keilmuannya; keahlian bekerjasama dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu sesuai rumpun ilmunya, juga diberikan keahlian menggunakan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.
Kurikulum yang dibentuk selain mengacu kepada kurikulum nasional / KURNAS, demikian juga mengacu perkembangan pengetahuan terbaru, teknologi, seni, dan terhadap untuk melanjutkan ke yang lebih tinggi.
Lulusan Program Magister (Hybrid) memiliki keahlian penguasaan teori yang kuat serta keahlian profesional dan cara pandang yang sempurna / mendalam, mempertinggi sikap mental profesional serta terampil yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan mengacu alur berpikir-sistem . . . . ➡ tampilkan lengkap
Selama ini mahasiswa yang telah berkarier, terus menerus dapat mempertinggi karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka memperoleh pertambahan karir dan pertambahan penghasilan dari temannya.
Sedangkan sampai saat ini mahasiswa yang belum bekerja, akan mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga lulusannya, paling perlu teman yang telah berkarier (sbg ASN, enterprenir, industrialis, karyawan, pelayan, dsb-nya).
Pilihan Mantap (Solusi Pintar)
Bagi Sarjana (lulusan S1) yang belum berkarier serta relatif kesukaran dalam mendapat karir. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Magister (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap (solusi penting) untuk memperoleh pekerjaan. Ialah mempertinggi pengalaman melalui mereka (temannya) yang telah bekerja, serta akhirnya mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga dari lulusan atau pihak lainnya. sekaligus meningkatkan kuliah formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (S-1 / Sarjana atau Diploma Tiga (D-III) atau S-2 (Pascasarjana)) di S2 UIN Al-Azhaar Lubuklinggau.
Bagi Sarjana (lulusan S1) yang telah berkarier serta relatif kesukaran dalam meningkatkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Magister (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap (solusi penting) untuk mempertinggi diri. Ialah meningkatkan kuliah formalnya sekaligus mempertinggi pengalaman, karir, serta penghasilan. . . . . ➡ lihat semuanya
Tags (tagged): program, magister, perguruan, tinggi, swasta, unggulan, sumatera, selatan, sumsel, nomor, selamat, datang, program magister, perguruan tinggi, sumatera selatan, z, selamat datang sumatera, sederajat, dari berbagai rumpun, ilmu meneruskan, ke, program s, pada, konstitusi 1945, nkri, pasal 31 ayat, 3 bahwa, komponen, diangsur per bulan, sebagaimana kesanggupan, tim, organisasi secara sempurna, mendalam pada, bidang, paling perlu teman, telah berkarier, sbg, asn